Listrik merupakan salah satu kebutuhan masyarakat yang sangat penting dan sebagai sumber daya paling utama yang dibutuhkan dalam suatu kegiatan usaha. Seiring perkembangan jaman kebutuhan listrik akan meningkat sesuai peningkatan dan perkembangan jumlah penduduk, industri dan perusahaan-perusahaan baru. Tetapi dengan banyaknya instalasi listrik yang terpasang yang harus diperhatikan adalah kelaikan instalasi listrik tersebut jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran. Untuk menghindari hal tersebut berikut beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Jangan otak atik meteran listrik sendiri

 

otak atik meteran

Tahukah Anda? Korsleting listrik ternyata tidak selalu disebabkan penumpukan dan penyambungan kabel secara tidak teratur saja, lho. Tapi, mengutak-atik MCB dan kWh meter ternyata bisa menyebabkan korsleting listrik yang dapat menimbulkan kebakaran.

Perlu Anda ketahui, MCB dan kWh meter merupakan kewenangan PLN sebagai alat ukur sekaligus pengaman untuk masyarakat. Nah, jika pihak PLN mengetahui bahwa ada yang mengubah MCB dan kWh meteran selain petugas, maka PLN bisa bertindak untuk memutus aliran listrik di rumah Anda.

Oleh karena itu jika kWh meter di rumah Anda mengalami masalah segera hubungi Contact Center PLN di 123 dan petugas PLN akan langsung mendatangi rumah Anda.

2. Cek instalasi arus listrik maksimal 10 – 15 tahun sekali

 

cek instalasi listrik

Tidak dapat dipungkiri, instalasi listrik yang sudah berusia lama memang bisa mengakibatkan korsleting listrik. Selain dapat menyebabkan korsleting listrik, instalasi listrik yang berusia lama juga membuat hubungan listrik kendor dan beban berlebihan pada sumber listrik sehingga mengakibatkan kebakaran.

Idealnya, instalasi listrik di rumah berusia antara 10 – 15 tahun. Jika sudah 15 tahun, pemilik rumah disarankan memperbarui instalasi listriknya.

Prosedur pengajuan pergantian instalasi listrik tidaklah rumit. Konsumen hanya membawa KTP dan fotokopi rekening listrik kepada perusahaan instalasi.

3. Cek colokan listrik

 

colokan listrik

Apabila warna colokan listrik atau  steker di rumah Anda sudah berwarna hitam, segeralah diganti. Jangan sampai Anda menumpuk steker karena akan menimbulkan panas berlebih dan timbulnya potensi kebakaran.

4. Gunakan peralatan listrik berkualitas

 

kabel SNI

Instalasi yang baik dengan didukung alat listrik yang berkualitas sesuai dengan standar yang telah ditetapkan tentunya sangat diperlukan supaya listrik bisa digunakan dengan aman dan nyaman, sehingga bisa menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hubungan arus pendek listrik yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

5. Jauhkan peralatan listrik dari benda yang mudah terbakar

 

tv gas

Benda yang mudah terbakar sebaiknya jangan ditaruh di dekat peralatan elektronik. Benda-benda yang mudah terbakar ini seperti kertas, kapas, tabung LPG dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran rumah.

6. hindari kontak peralatan listrik dalam waktu lama

 

stop kontak

Jangan biarkan peralatan listrik seperti televisi, carger smartphone, setrika menancap di stop kontak dalam waktu yang lama karena dapat menyebabkan panas berlebih dan hindari menancap pada lubang stop kontak yang longgar.

jika terjadi kebakaran, segera hubungi pemadam kebakaran setempat dan menghubungi contact center PLN 123 untuk memadamkan listrik di sekitar Anda. Lalu segera putuskan aliran listrik dirumah Anda dengan mematikannya secara langsung dari sekring rumah.

× Bagaimana Kami Bisa Membantu Anda ?